+6285321881879 admin@mekarmulya.desa.id

Mekarmulya.desa.id – 8 Cara Menanam Kedelai Yang Baik dan Perawatan Mari kita simak penjelasannya dibawah ini:

8 Cara Menanam Kedelai Yang Baik dan Perawatan

cara menanam kedelaiCara menanam kedelai berikut ini merupakan teknik budidaya kedelai mulai dari tahap cara menanam kedelai hingga panen yang akan kami sajikan secara ringkas sebagai panduan cara menanam kedelai bagi anda. Tentu anda sudah mengenal kedelai bukan?

Ya, palawija yang satu ini memang memiliki banyak produk olahan yang kerap kita jumpai dalam kehidupan sehari-hari seperti tempe, tahu, kecap dan susu kedelai. Tidak berhenti sampai itu saja, kini kedelai sudah banyak diolah menjadi berbagai macam snack ringan yang menyehatkan.

Kedelai memang menyehatkan sehingga bagus untuk dikonsumsi. Mengapa kedelai baik untuk dikonsumsi? Jawabannya karena kandungan protein nabati yang tinggi dalam makanan ini tentunya mampu menjadikan tempe olahan kedelai menjadi salah satu makanan sehat sehari-hari. makanan berbahan dasar kedelai juga cocok untuk dijadikan makanan diet rendah kalori. Maka tak heran jika banyak masyarakat di berbagai penjuru dunia baik di daerah pedesaan maupun perkotaan mengkonsumsi kedelai setiap harinya.

Karena kebutuhan konsumen yang sangat tinggi akan kedelai maka permintaan pasar akan kedelai juga sangat tinggi. Hal ini menjadikan kedelai menjadi salah satu komoditas pertanian yang selalu mendapat harga yang baik di Indonesia. Para petani di dunia  tentu memanfaatkan peluang ini untuk membudidayakan kedelai dengan sebaik mungkin agar mendapatkan keuntungan maksimal.

Agar keuntungan maksimal, maka sebelum membudidayakan kedelai maka kita harus mengetahui terlebih dahulu teknik dan cara menanam kedelai yang baik. Untuk anda yang berniat ingin menanm kedelai, maka simaklah informasi berikut ini mengenai cara menanam kedelai yang baik sebagai panduan budidaya kedelai anda. Langkah-langkah budidaya kedelai adalah sebagai berikut :

1. Pemilihan Lahan Tanam Kedelai

Tanaman kedelai ini tergolong tanaman yang bisa hidup didataran rendah hingga tinggi. Hanya saja ada beberapa kriteria tanah yang baik untuk menanam kedelai agar hasilnya nanti juga optimal. Berikut adalah kriteria tanah untuk menanam kedelai :

  • Terpapar sinar matahari minimal 8 jam per hari
  • Tanahnya gembur
  • Dekat dengan sumber air guna pengairan
  • Memiliki pH tanah 5,5 – 7,5
  • Ketinggian tanah 2 – 900 m diatas permukaan laut
  • Agak jauh dari tepi pantai untuk menghindari aerosol air asin
  • Setelah anda menemukan lahan yang tepat dan memenuhi kriteria diatas, maka selanjutnya anda bisa melakukan pengolahan lahan.

    2. Penggemburan Tanah

    penggemburan lahanTanaman akan hidu dengan baik jika ditanam di tanah ynag gembur. Namun anda juga tak perlu khawatir jika kontur tanahnya didominasi tanah liat, maka anda bisa menggemburkannya dahulu. Untuk menggemburkan lahan tanamnya, maka anda bisa menggunakan cangkul atau mesin traktor.

    Khusus untuk lahan yang didominasi tanah liat, maka sebaiknya anda menggunakan mesin traktor agar peggemburan maksimal. Dan untuk area persawahan, maka untuk menanam kedelai sebaiknya menunggu musim kemarau dengan membuat bedengan.

    3. Pembentukan Bedengan Tanam Kedelai

    bedengan kedelaiBedegan ini ditujukan untuk memudahkan perawatan tanaman kedelai nantinya, terutama soal pengairan.

  • Pada jenis tanah kering dan gembur, maka bedengan tak perlu dibuat terlalu tinggi.
  • Lebar bedengan yang ideal adalah sekitar 1,5 m dengan tinggi sekitar 5 cm di lahan kering dan bisa mencapai 30 cm dilahan basah.
  • Bedengan tidak perlu ditutup plastik mulsa karena jarak tanam kedelai ini cukup dekat.
  • Jadi, bedengan sangat penting dalam penanaman kedelai.

    4. Pemupukan Dasar Tanaman Kedelai

    Teknik cara menanam kedelai yang selanjutnya adalah memberikan pupuk dasar. Bedengan yang sudah dibentuk tadi lalu dilubangi beralur di permukaannya. Anda bisa membuat 2 – 3 alur memanjang pada tiap bedengan guna diisi pupuk dasar. Bahan utama pupuk dasarnya ialah pupuk organik, pupuk buatan, insektisida tabur, fungisida dan kapur dulomit. Caranya adalah sebagai berikut :

  • Pupuk organik (pupuk kandang, pupuk kompos, butiran organik) di taburkan disepanjang alur lubang pupuk pada bedengan.
  • Setelah itu disusul pemberian pupuk buatan yakni TSP+ZA dengan perbandingan 2 : 1
  • Lanjutkan dengan taburan kapur dulomit dan insektiida taur serta fungisida.
  • Campur semuan pupuk dasar tadi menggunakn cangkul
  • Tutup pupuk dasar dengan tanah lalu ari bedengan agar pupuk cepat terurai
  • Diamkan dahulu sekitar 2 minggu
  • Setelah 2 minggu maka lahan siap untuk ditanami benih kedelai.

    5. Penanaman Benih Kedelai

    Bedengan di tajuk (ditusuk) dengan kayu sebesar lengan guna membuat lubang tanam. Lubang tanam ini di atur jaraknya agar rapi seperti cara menanam bawang merah atau cara menanam jagung. Jarak tanamnya adalah 25 x 40 cm. Untuk cara penanamannya sendiri adalah sebagai berikut :

  • Pilih benih kedelai unggunlan. Anda bisa mendapatkannya di toko pertanian.
  • Masukkan biji kedelai tersebut pada lubang yang sudah dibuat. Bisa 2-3 biji per lubang
  • Tutup kembali lubang dengan tanah
  • Airi bedengan setelah selesai penanaman agar biji cepat tumbuh.
  • Jika nanti bijinya sudah tumbuh, maka selanjutnya adalah perawatan tanaman kedelai.

    6. Pemeliharaan Tanaman Kedelai

    Setelah biji kedelai yang ditanam tadi tumbuh, maka kita harus siap untuk melakukan perawatan pada tanaman kedelai ini. Rangkaian pemeliharaan tanaman kedelai adalah sebagai berikut.

    7. Pengairan

    Karena tanaman kedelai ini tergolong sensitif terhadap kadar air tanah, maka anda jangan sampi terlambat mengairi atau malah terlalu sering. Usahakan agar tanah selalu basah. Pengairan ini dapat dilakukan seminggu sekali pada musim kemarau  dan lebih jarang pada musim penghujan. Gunakan mesin pompa air untuk memudahkan pengairan pada bedengan.

    8. Penyiangan

    Pada beberapa tipe tanah misal tanah liat maka penyiangan akan sangat minim karena rumput pun jarang tumbuh. Tapi pada tipe tanah gembur dan kering maka rumput ini akan sangat cepat tumbuh. Penyiangan dapat dilakukan sebulan sekali. Tujuan penyiangan ini untuk mencegah hilangnya nutrisi tanah karena dicuri oleh rumput.

    9. Pemupukan Susulan

    Pemupukan susulan dilakukan pada 1 bulan pertama setelah tanaman tumbuh. Selanjutnya diulang setiap 2 mingggu. Caranya adalah dengan mengkocorkan larutan NPK pada tiap pangkal tanaman. Cara membuat larutan NPK nya adalah dengan melarutkan 1 gelas NPK dengan 35 Liter air. Lalu kocorkan pada tiap tanaman secara merata. Harus diingat bahawa pemupukan susulan dilakukan setelah penyiangan agar nutrisi pupuk tidak dicuri rumput.

    10. Penanggulangan Hama Tanaman Kedelai

    Seperti tanaman budidaya umumnya yang selalu memiliki hama pengganggu, begitu juga tanaman kedelai. Ada banyak hama pengganggu tanaman kedelai yang bisa menurunkan produktivitas tanaman tersebut. Agar hasil panen anda selalu optimal, maka anda harus mengetahui jenis-jenis hama tanaman kedelai dan cara penanggulannya.

    11. Panen Kedelai

    Kedelai ini bisa anda panen dalam kondisi muda ataupun sudah tua. Kedelai yang hendak dijual sebagai kedelai rebus, maka dapat dipanen saat kedeli masih hijau.

    Sedangkan kedelai yang hendak dipanen bijinya secara kering, maka ditunggu hingga kulit buahnya menguning kecoklatan. Setelah itu kedelai dipetik lalu dijemur lagi. Tanaman kedelai dapat dipanen tua saat umurnya mencapai 3 bulan lebih setelah tanam.

    Teknik memanen yang dianjurkan ialah menggunakan sabit lalu disabit bersama batangnya untuk kemudian di rempeli di rumah. Polong yang sudah dirempeli kemudian dijemur agar pecah dan mengeluarkan bijinya sendiri. Biji kedelai tersebut dapat anda simpan terlebih dahulu karena iji kedelai kering tergolong tahan lama untuk disimpan sebagaimana halnya jagung. Anda bisa menunggu kenaikan harga terlebih dahulu untuk menjualnya.

    Jenis Hama di Tanaman Kedelai

    Beikut adalah hama tanaman kedelai beserta cara menanggulanginya

  • Uret
  • Uret ini tergolong larva kumbang yang menyerang bagian akar tanaman muda. Pada lahan tanah liat an persawahan, maka uret ini jarang ditemukan. Ia lebih sering ditemukan pada lahan gembur dan tanah pasir. Untuk mennggulanginya maka perlu pemberian insektisida tabur pada saat memasang pupuk dasar.

  • Lalat Buah
  • Lalat buah menyerang tanaman bagian buah terutama buah yang masih muda. Ini juga merupakan hama utama dari berbagai tanaman buah seperti pada cara menanam tomat, cara menanam cabe, cara menanam semangka dll. Jika tidak segera diatasi maka ini benar-benar dapat menurunkan hasil panen kedelai nantinya. Untu mengatasi lalat buah ini maka anda dapat menyemprotkan insektisida dengan bau menyengat. Cara yang lain ialah dengan membut perangkap lalat buah di berbagai titik lahan tanam agar lalat buah terperangkap dan mati.

  • Ulat Grayak
  • Hama yang aktif dimalam hari ini bukan hanya menyerang daun muda, bahkan buahnya pun akan dimakan. Untuk mengatasi ulat grayak maka kita harus memilih waktu penyemprotan insektisida yang tepat yakni sore hari. Maka nanti saat  malam hari ulat keluar untuk makan maka akan mati terkena insektisida.

  • Jamur Patogen
  • Serangan jamur patogen ini dapat menyebabkan, layu fusarium, busuk akar, busuk batang dan karat daun. Utuk menanggulangi ini maka harus diidentifikasi dengan tepat bagian tanaman yang terkena jamur Misal jika yang terserang bagian daun dan batang maka cara menanggulanginya aalah dengan menyemprotkan fungisida. Tapi jika yang terserang adalah bagian akarnya maka cara menanggulanginya adalah dengan mengkocorkn fungisida.

    Tips Sukses Budidaya Kedelai Agar Panen Semakin Melimpah

    Setelah anda membaca tentang cara menanam kedelai yang baik, kini kami juga akan memberikan tips sukses budidaya kedelai untuk anda agar nantinya hasil panen kedelai anda semakin optimal. Berikut ialah tips sukses budidaya kedelai :

    1. Belilah benih kedelai yang unggul meskipun harganya tinggi karena harga juga menentukan kualitas
    2. Tanamlah kedelai pada bulan Mei karena suhu tanah saat bulan Mei (musim peralihan) cenderung tepat untuk perkembangan akar kedelai.
    3. Semprotkan pupuk  organik cair bersama ZPT auksin pada saat tanaman kedelai mulai berbunga agar calon polongnya semakin banyak.
    4. Semprotkan ZPT GA bersama pupuk organik cair saat buah masih muda kecil agar nantinya ukuran biji kedelai semakin besar.

    Nah demikianlah informasi dari kami terkait cara menanam kedelai yang baik beserta tips sukses nya agar dijadikan panduan bagi anda dalam budidaya kedelai. Semoga dengan mengikuti panduan diatas, maka hasil panen anda menjadi lebih optimal. Anda juga bisa membaca artikel terkait cara menanam asparagus dan cara menanam durian untuk dijadikan tambahan wawasan anda. Selamat menanam.

    Artikel 8 Cara Menanam Kedelai Yang Baik dan Perawatan merupakan bahasan artikel pertanian untuk referensi para pembaca khususnya petani di Desa Mekarmulya.

    Komentar Facebook