+6285321881879 admin@mekarmulya.desa.id

Mekarmulya.desa.id – Takaran, Kandungan dan Manfaat Pupuk Urea untuk Tanaman Mari kita simak penjelasannya dibawah ini:

Pupuk Urea – Berbicara mengenai pupuk, kali ini kita akan membahas mengenai pupuk urea. Sekarang ini memang cukup banyak jenis pupuk buatan yang menjadi pilihan para petani untuk di berikan pada tanamannya. Pupuk urea ini menjadi salah satu zat yang mampu membantu pertumbuhan tanaman.

Pembuatannya pun juga di kerjakan secara kimiawi dengan adanya kadar nitrogen yang terbilang cukup tinggi. Dari banyaknya pupuk buatan yang sudah beredar di pasaran, pupuk urea ini menjadi salah satu pupuk yang terbilang paling laris dan juga di butuhkan oleh para petani.

Pupuk tersebut nyatanya mempunyai kandungan nitrogen yang sangat di perlukan oleh tanaman. Terlebih ketika masa pertumbuhannya. Zat tersebut di nilai mampu membantu suatu proses metabolisme pada tanaman. Pada umumnya tekstur dari pupuk ini memang sedikit kasar.

Layaknya berbentuk butiran Kristal dengan warna yang putih. Pupuk urea ini juga mudah sekali terlarut dalam air. Inilah yang mampu membuat para petani semakin mudah menggunakan pupuk tersebut terlebih saat bersamaan dengan penyiraman tanaman. Meskipun begitu, pupuk tersebut termasuk ke dalam pupuk yang mudah sekali berikatan dengan air.

Ada baiknya anda menyimpan pupuk urea ini di sebuah tempat yang terbilang kering bahkan juga tertutup hingga rapat. Dengan begitu manfaat dari pupuk urea ini nantinya masih bagus untuk tanaman anda. Kini anda sudah bisa mendapatkan pupuk tersebut di berbagai toko pertanian yang ada di daerah anda.

Biasanya kebanyakan orang menggunakan pupuk tersebut untuk memupuk tanaman jagung, tetapi sebetulnya juga bisa digunakan untuk tanaman yang lainnya.

Manfaat dan Cara Pemakaian Pupuk Urea
Manfaat dan Cara Pemakaian Pupuk Urea

Simak juga: Pupuk Buah Terbaik untuk Kelengkeng, Sawit Dll

Cara Pemberian Pupuk Urea yang Benar

Lantas bagaimanakah caranya memberikan pupuk urea ini pada tanaman anda? Mungkin bagi anda petani yang masih pemula akan merasa kebingungan dengan dosis pemberian pupuk pada tanaman. Jika terlalu banyak tentunya bisa membuat tanaman malah semakin layu.

Selain itu nantinya juga akan membawa pengaruh pada tanahnya. Supaya tanaman bisa tumbuh dengan baik, tentu saja tanaman ini membutuhkan adanya unsur hara sebagai sumber nutrisinya. Sebetulnya unsur hara ini sudah tersedia dalam tanah yang mana terjadi ketika melalui proses ilmiah.

Hanya saja seiring dengan berjalannya waktu, jumlah dari kandungan unsur hara yang berada dalam tanah ini justru semakin sedikit saja. Sehingga anda memerlukan pupuk untuk memenuhi kebutuhan unsur hara yang memang di butuhkan tanaman supaya bisa tumbuh lebih subur.

Tujuan awal yang bisa kita peroleh dari pemupukan pada tanaman tentu saja untuk menyediakan sebuah unsur hara yang cukup supaya bisa memenuhi kebutuhan tanaman. Ada baiknya para petani mampu memberikan pupuk secara berskala sesuai dengan periode waktu tertentu.

Jika pemberian pupuk ini berkala dan sesuai dengan periodenya maka tanaman pun bisa tumbuh dengan normal. Sebetulnya pupuk itu terdiri dari dua jenis pupuk berdasarkan pada asal usulnya yakni pupuk anorganik sekaligus pupuk organik.

Kedua pupuk tersebut seharusnya bisa di berikan dengan dosis yang seimbang. Anda sebagai petani memang harus mengetahui berapa takaran pupuk urea yang paling tepat untuk tanaman yang anda miliki.

Semisal saja pupuk kompos dan juga pupuk kandang pastinya pupuk tersebut mampu memperbaiki kualitas dari tanahnya. Hanya saja untuk kandungan haranya terbilang rendah sekali bahkan sulit untuk bisa di cerna oleh akar dari tanaman.

Sedangkan untuk pupuk anorganik biasanya mempunyai suatu kandungan unsur hara yang bisa kita ketahui secara pasti. Hanya saja pupuk tersebut memiliki sebuah kekurangan yakni mampu merusak kondisi tanahnya, menurunkan tingkat keasaman dari tanah bahkan juga bisa membuat struktur tanah semakin keras.

Itulah mengapa anda perlu memberikan pupuk organik maupun anorganik harus di lakukan secara bersamaan. Tujuannya tentu saja supaya kedua pupuk ini mampu melengkapi segala kekurangannya. Adanya kombinasi dari pemakaian kedua pupuk tersebut di harapkan mampu menghadirkan kondisi tanah yang lebih optimum demi pertumbuhan tanamannya.

Sekarang ini memang sudah banyak sekali produk pupuk anorganik yang telah hadir di tengah kita. Semuanya mempunyai kelebihan maupun kekurangan tersendiri. Adapun salah satu pupuk yang biasanya sering di pergunakan oleh petani tentu saja pupuk urea.

Pupuk urea ini merupakan salah satu jenis pupuk anorganik yang memiliki kandungan unsur nitrogen dalam jumlah yang lumayan tinggi. Nyatanya unsur tersebut sangat dibutuhkan oleh tanaman guna mendukung kehidupannya.

Jika tanaman mendapatkan suatu unsur nitrogen yang cukup maka tingkat pertumbuhan dari tanaman pun juga akan semakin tinggi. Bahkan untuk batangnya akan semakin kokoh saja. Selain itu dari segi daun tanaman akan terlihat hijau segar sebab kandungan klorofilnya banyak sekali.

Sebaliknya lagi jika tanaman masih kekurangan unsur nitrogen maka untuk pertumbuhannya akan semakin melambat. Terlebih untuk bagian batangnya saja akan banyak yang mudah mengering bahkan untuk warna daunnya saja juga berubah menjadi warna hijau pucat.

Pada dasarnya pupuk urea ini menjadi pupuk yang paling banyak mempunyai kandungan nitrogennya. Bahkan adanya unsur nitrogen yang berada dalam pupuk sudah sampai pada 46 persen. Ini artinya pupuk tersebut sebanyak 100 kg tersimpan unsur nitrogen kurang lebih 46 kg di dalamnya. Unsur tersebut ternyata mempunyai peranan yang penting dalam hal pertumbuhan tanaman terutama ketika berada dalam fase vegetatif.

Artikel terkait: Manfaat Pupuk NPK Mutiara dan Cara Menggunakan

Takaran Pemberian Pupuk Urea yang Tepat

Biasanya pupuk urea ini diberikan pada tanaman dengan berbagai macam cara. Untuk tanaman yang biasanya semusim bisa di lakukan dengan menebarkannya di antara barisan tanaman. Sedangkan untuk tanaman yang menahun alangkah baiknya pupuk urea ini di berikan dengan menguburkannya alam tanah.

Anda pastinya mampu membuat sebuah lubang yang akan mengelilingi tanaman tersebut dengan kedalaman sekitar 20 hingga 30 cm.  Jika sudah maka anda bisa memasukkan pupuk urea tadi dalam lubang tersebut kemudian anda perlu menimbunnya kembali dengan menggunakan tanah yang berada di sekitarnya.

Ada baiknya anda memberikan pupuk kandang yang sudah di tambah dengan adanya pupuk urea sebesar 30 persen ketika proses pengolahan lahan yang nantinya akan anda Tanami bibit tumbuhan. Jika sudah masuk usia 20 hari setelah tanam, maka anda bisa memberikan pupuk urea sampai dengan 40 persennya.

Ketika sudah memasuki usia 30 hari seusai tanam, maka pupuk urea ini bisa anda berikan dengan takaran sebesar 30 persen yang mana bisa anda tambah dengan adanya pupuk KCI sebanyak 50 persennya.

Anda juga harus tahu bahwa pupuk urea ini mempunyai sifathogroskopis. Dimana pupuk urea ini bakalan mudah menguap jika nanti terkena udara. Pupuk tersebut juga mudah sekali terlarut dalam air bahkan mudah pula terserap oleh akar tanaman. Ada baiknya anda bisa menggunakan pupuk urea ini sesuai dengan dosis yang paling tepat. Jika pemberian pupuk berlebih tentunya bisa membuat pertumbuhan tanaman kurang bagus.

Simak juga: Manfaat dan Cara Menggunakan Pupuk TSP

Manfaat Pupuk Urea untuk Tanaman

Kira-kira apa saja sih manfaat pupuk urea itu? Sebagaimana yang sudah kita ketahui, pupuk urea ini kaya akan Nitrogen (N). Unsur hara Nitrogen (N) dalam pupuk urea tersebut sangat besar kegunaannya bagi tanaman. Berikut ini beberapa manfaat pupuk urea untuk tanaman yang mesti anda ketahui:

  1. Manfaat pupuk urea yang pertama adalah dapat membuat daun tanaman lebih hijau dan segar, serta banyak mengandung butir hijau daun atau biasa disebut (chlorophyl). Chloropyl tersebut mempunyai peranan cukup penting dalam proses fotosintesa tanaman.
  2. Selain untuk daun, pupuk urea ini juga berperan untuk mempercepat pertumbuhan tanaman, sehingga tanaman akan cepat tinggi, jumlah anakan banyak, dan miliki cabang-cabang yang banyak.
  3. Pupuk ini juga bisa meningkatkan jumlah kandungan protein dalam tanaman.
  4. Kabar baiknya, pupuk ini cocok digunakan untuk hampir semua jenis tanaman, mulai dari tanaman pangan, holtikultura, tanaman perkebunan, atau untuk usaha peternakan dan juga usaha perikanan.
  5. Dapat meningkatkan produksi panen jika pemberian pupuk secara tepat.

****

Demikianlah ulasan mengenai pupuk urea yang bisa kami sajikan untuk anda. Semoga bermanfaat dan bisa menjadi referensi untuk anda yang ingin memberikan pupuk urea pada tanaman yang anda tanam. Artikel terkait: Manfaat Pupuk KNO3 Merah dan Putih untuk Tanaman!

Artikel Takaran, Kandungan dan Manfaat Pupuk Urea untuk Tanaman merupakan bahasan artikel pertanian untuk referensi para pembaca khususnya petani di Desa Mekarmulya.

Komentar Facebook